Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Responsive Advertisement

PSIS Tinggalkan Jatidiri

SEMARANG - PSIS memutuskan tidak lagi menggunakan Jatidiri sebagai mes dan tempat berlatih para pemain.

Sepulangnya dari Bontang, Rabu (18/4) lalu, mereka pindah ke Graha Wiyata Patemon, Sekaran Gunungpati untuk tempat tinggal.

Sedangkan latihan menggunakan lapangan di daerah tersebut. Keputusan diambil lantaran lima pemain yang dicoret Direktur Operasional PSIS Novel Al Bakrie tak boleh tinggal di mes Jatidiri. Menjunjung tinggi rasa solidaritas, para pemain lain meminta sama-sama meninggalkan mes.

”Selain solidaritas, kami juga mengikuti saran PSSI agar tidak menggunakan tempat bertanding menjadi tempat latihan. Jadi kami memutuskan untuk pindah. Sedangkan pertandingan kemungkinan tetap menggunakan Stadion Jatidiri,” papar Direktur Operasional versi Ancora Warsa Susilo.

Seperti yang diketahui, usai tandang melawan PSIR Rembang, atau tepatnya Minggu (15/4), lima pemain dipecat. Mereka adalah Donny Siregar, Romy Agustiawan, Hasan Basri Lohy, M Taufan, dan Simon Kujiro. Namun, pemecatan itu tidak berarti apa-apa, karena tetap boleh bermain. Bahkan Romy yang grafik permainan terus meningkat, menciptakan gol penentu kemenangan PSIS atas PSCS Cilacap 1-0 di Stadion Jatidiri, Sabtu (21/4) lalu.

Surat Panggilan

Hasil itu memperpanjang rekor kandang skuad Mahesa Jenar yang selalu meraih kemenangan menjadi delapan kali. Dua di Piala Indonesia, enam lainnya di Divisi Utama.

”Sebenarnya Novel tidak berhak memecat siapapun. Karena saat ini tim sedang diambil alih Ancora yang membayar seluruh pengelolaan PSIS, mulai dari operasional tim hingga pembayaran gaji pemain. Kepindahan mes juga sudah sesuai persetujuan Jakarta,” kata Warsa.

Terlepas dari kepindahan mes, pihaknya juga akan melayangkan surat panggilan kepada pelatih kepala Edy Paryono dan asistennya Unggul Virgollo. Usai menjamu Bontang FC di leg pertama babak kedua Piala Indonesia, Selasa (10/4), keduanya tak pernah mendampingi tim.

Tiga laga lanjutan PSIS dilalui tanpa adanya Paryono dan Unggul. Pertama saat takluk 0-1 dari tuan rumah PSIR, kemudian takluk 2-4 di kandang Bontang FC pada leg kedua Piala Indonesia.

Terkini, saat Donny Siregar cs mengempaskan perlawan PSCS Cilacap 1-0 di Stadion Jatidiri. ”Kami ingin bicara baik-baik. Mencari tahu masalah sebenarnya kenapa keduanya tidak mendampingi tim,” katanya.

Posting Komentar

0 Komentar