-->
..:: Siaran Bola Live : Minggu (13/5), 01.00 WIB —Final Piala Jerman Dortmund Vs Bayern (RCTI) | Minggu (13/5), 01.00 WIB —Liga Spanyol Sociedad Vs Valencia (TV One) | Minggu (13/5), 01.00 WIB —Liga Spanyol Betis Vs Barcelona (TV One) | Minggu (13/5), 21.00 WIB —Liga Inggris Man City Vs QPR (MNC TV) | Minggu (13/5), 21.00 WIB —Liga Inggris Sunderland Vs Man United (Global TV) | Senin (14/5), 01.45 WIB —Liga Italia Lazio Vs Inter Milan (Indosiar) | Senin (13/5), 01.00 WIB —Liga Spanyol Madrid Vs Mallorca (TV One) ::..
|

Mulai Menurun Aktivitas Gunung Dukono


TERNATE - Aktivitas vulkanik Gunung Dokuno di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, mulai menurun yang antara lain ditandai dengan berkurangnya intensitas kegempaan.

"Gunung Dokuno sudah menunjukkan penurunan aktivitas, tapi semburuan asap disertai abu vulkanik masih keluar dari kawah gunung itu," kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Dokuno, Iwan, ketika dihubungi dari Ternate, Minggu (27/5).

Status Gunung Dokuno masih waspada level II, dan belum bisa dipastikan apakah akitivitas gunung itu akan terus menunjukkan penurunan atau justru kembali meningkat, karena sesuai dengan pengalaman selama ini aktivitasnya sulit diprediksi.

Dia mengatakan, kendati Gunung Dokuno mulai menunjukkan penurunan aktivitas, masyarakat yang berada di kaki gunung itu diimbau tetap waspada dan tidak mendekati kawah gunung minimal pada radius 3 km.

Pada Rabu dan Kamis Gunung Dokuno menyemburkan abu vulkanik setinggi 2000 meter dari puncak kawah dan kemudian diterbangkan angin ke arah Tobelo, Kabupaten Halut, sehingga kota itu tertutup abu setebal 5 milimeter.

Menurut Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Halut, hujan abu vulkanik pada Rabu dan Kamis yang menimpa kota Tobelo sempat menganggu aktivitas ekonomi masyarakat di daerah itu, terutama aktivitas di pasar setempat.

Posted by @koranwawasan on Minggu, Mei 27, 2012. Filed under , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

0 comments for "Mulai Menurun Aktivitas Gunung Dukono"

Leave a reply