-->
..:: Siaran Bola Live : Minggu (13/5), 01.00 WIB —Final Piala Jerman Dortmund Vs Bayern (RCTI) | Minggu (13/5), 01.00 WIB —Liga Spanyol Sociedad Vs Valencia (TV One) | Minggu (13/5), 01.00 WIB —Liga Spanyol Betis Vs Barcelona (TV One) | Minggu (13/5), 21.00 WIB —Liga Inggris Man City Vs QPR (MNC TV) | Minggu (13/5), 21.00 WIB —Liga Inggris Sunderland Vs Man United (Global TV) | Senin (14/5), 01.45 WIB —Liga Italia Lazio Vs Inter Milan (Indosiar) | Senin (13/5), 01.00 WIB —Liga Spanyol Madrid Vs Mallorca (TV One) ::..
|

Dinilai Tepat Pembatalan Konser Lady Gaga


JAKARTA - Ketua Dewan Direktur Lembaga Kajian Sabang-Merauke Circle (SMC), Syahganda Nainggolan, menilai tepat sikap membatalkan konser Lady Gaga yang sudah disampaikan 'Big Daddy' selaku promotor pertunjukan di Indonesia.

Minggu (27/5) di Jakarta, dia meminta pemerintah khususnya aparat berwenang menghentikan proses permohonan izin sekaligus mengumumkan pembatalan pelaksanaan konser Lady Gaga bertajuk "The Born This Way Ball Tour", yang sedianya digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada 3 Juni mendatang.

Dikatakan, langkah penghentian izin konser tidak perlu dipertimbangkan melalui alasan bertele-tele, kecuali mengutamakan aspek keamanan yang memang tidak kondusif.

Pasalnya, situasi konser dipastikan menciptakan konflik yang tidak diharapkan maupun berkembangnya tindak anarkisme yang sulit diantisipasi. "Termasuk, adanya benturan dengan pihak aparat yang berisiko tinggi," tegas Syahganda.

Ia menambahkan, pemegang otoritas keamanan tentu mengetahui besarnya potensi konflik tersebut jika konser Lady Gaga dilanjutkan, sehingga akibat itu akan merugikan semua kalangan. "Jadi, kita tidak boleh buta dengan kemungkinan serba buruk itu yang akan menimbukan kerugian cukup besar," tandasnya.

Syahganda juga setuju adanya penolakan berbagai kelompok bahwa konser Lady Gaga tidak sesuai nilai-nilai agama berikut budaya yang berkembang lama di tanah air, mengingat kontroversi sosok Lady Gaga yang melekat dengan simbol penghinaan moral keagamaan.

"Seharusnya, sejak awal pemerintah atau kepolisian tidak perlu membuka ruang polemik, apalagi bersikap kurang tanggap.

Sebab, faktanya sudah cukup mewakili dari berbagai elemen bangsa yang tidak menghendaki dilakukannya konser," jelas anggota Dewan Pengarah Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB) Pusat itu.

Dengan demikian, lanjutnya, jika institusi kepolisian tidak mengizinkan konser Lady Gaga maka sama artinya membuat keputusan terbaik dari resiko terburuk.

Posted by @koranwawasan on Minggu, Mei 27, 2012. Filed under , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

0 comments for "Dinilai Tepat Pembatalan Konser Lady Gaga"

Leave a reply