Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Responsive Advertisement

2012, Jokowi Pakai Mobil Dinas Rakitan Siswa SMK

SOLO - Demi menunjukkan penghargaan karya otomotif dalam negeri, biasanya kepala negara menggunakan mobil lokal sebagai mobil resmi mereka. Bagi negara yang memiliki perusahaan mobil lebih dari satu, biasanya mereka menggunakan secara bergantian.

Presiden Amerika Serikat misalnya, menggunakan limosin Cadillac, para Kaisar Jepang menggunakan Toyota, para raja Inggris menggunakan Bentley, dan perdana menteri Italia menggunakan Maserati.

Hal yang sama dilakukan oleh Walikota Solo Joko Widodo. Mobil garapan siswa-siswi SMK Surakarta yang dilabel dengan merek Esemka ini kini menjadi kendaraan dinas pejabat pemerintahan, dan pertama kali yang menggunakannya adalah Walikota Solo Joko Widodo.

Sebanyak 2 unit mobil Esemka Rajawali (SUV) dari SMK Negeri 2 Surakarta dan SMK Warga Surakarta itu diserahkan kepada Jokowi, Senin (2/1). Mobil ini akan digunakan sebagai mobil dinas Walikota dan Wakil Walikota Solo Hadi Rudyatmo. Penyerahan kedua mobil ini dilakukan di Balai Kota Surakarta dan diterima langsung oleh Walikota dan Wawalikota Surakarta.

Mobil rakitan anak bangsa yang menjelma menjadi kendaraan SUV itu dilengkapi mesin berkapasitas 1.800 cc, 2.000 cc, 2.200 cc, dan diesel 2.500 cc. Warna model terbaru Esemka kini mengalami perubahan, tidak seperti sejak awal debutnya. Siswa-siswi SMK sudah mewarnainya dengan car hitam di sekujur tubuh Esemka Rajawali.

Dilengkapi Sensor Parkir

Esemka Rajawali 1.5i tersebut bisa mengkonsumsi bahan bakar bensin (RON 88) atau premium dengan kapasitas tangki 75 liter. Rajawali mampu menampung 7 orang karena mempunyai panjang 5.035 mm, lebar 1.690 mm,dan tinggi 1.630 mm, sehinga mobil tersebut tergolong handal untuk keluarga Indonesia dengan daya tampung 7 penumpang.

Rajawali juga sudah tersemat fitur elektronik mirip SUV premium lainnya, misalnya power steering, central lock, power windows, AC dual zone, sensor parkir, dan CD player. Sementara itu ATPM selaku penjual dan distribusi Esemka akan dipegang oleh PT Solo Manufaktur Kreasi.

Hasil perakitan para siswa SMK Negeri 2 Surakarta bekerja sama dengan bengkel Kiat Motor Klaten Indonesia itu diklaim memiliki keunggulan dari segi mesin dan harga spare part yang murah.

Di awal debutnya mobil tersebut dihargai antara Rp 140 juta sampai 175 juta. Mobil nasional Esemka ini mencuat pertama kali di 2009 lalu dalam sebuah event pameran di Kementerian Pendidikan Nasional. Walikota Surakarta Joko Widodo menyebutkan, jika diproduksi massal mobil ini harganya mencapai Rp 75 juta.

Posting Komentar

0 Komentar