-->
..:: Siaran Bola Live : Minggu (13/5), 01.00 WIB —Final Piala Jerman Dortmund Vs Bayern (RCTI) | Minggu (13/5), 01.00 WIB —Liga Spanyol Sociedad Vs Valencia (TV One) | Minggu (13/5), 01.00 WIB —Liga Spanyol Betis Vs Barcelona (TV One) | Minggu (13/5), 21.00 WIB —Liga Inggris Man City Vs QPR (MNC TV) | Minggu (13/5), 21.00 WIB —Liga Inggris Sunderland Vs Man United (Global TV) | Senin (14/5), 01.45 WIB —Liga Italia Lazio Vs Inter Milan (Indosiar) | Senin (13/5), 01.00 WIB —Liga Spanyol Madrid Vs Mallorca (TV One) ::..
|

Realisasi Lifting Minyak Rendah


JAKARTA - Realisasi lifting minyak bumi hingga 11 Juni, masih di bawah target APBNP 2012.

Namun pemerintah meyakini realisasi lifting minyak yang rendah tidak memengaruhi penerimaan negara dari sektor migas.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Bambang Brodjonegoro menyatakan, realisasi lifting minyak memengaruhi postur penerimaan minyak dan gas bumi dan subsidi energi.

Menurutnya, meskipun realisasi lifting minyak di bawah target, namun harga minyak yang tinggi membuat penerimaan dari minyak tetap tinggi.

‘’Ya kan bukan volume yang penting, ada harga juga, harga kan masih tinggi,’’ katanya ditemui di Gedung DPR RI, Rabu.

Realisasi lifting minyak tercatat sebesar 880 ribu barel per hari. Adapun target lifting minyak dalam APBNP 2012 dipatok sebesar 930 ribu barel per hari. Sementara, realisasi harga minyak diperkirakan masih tinggi dibanding asumsi harga minyak dalam APBNP 2012 sebesar 105 dolar AS per barel.

Bambang menilai dengan realisasi lifting minyak sebesar itu, target penerimaan dari migas masih bisa tercapai. ‘’Paling tidak menyumbang total migas Rp 250 triliun. Dari minyak, kita harapkan Rp 150 sampai 200 triliun,’’ ungkap dia.

Sementara itu, Kepala Pusat Kebijakan APBN BKF, Askolani menyatakan mulai tahun 2013 pemerintah akan memasukan lifting gas dalam asumsi APBN. Namun, perhitungan penerimaan sebenarnya sudah memasukan penerimaan gas sejak lama.

Posted by @koranwawasan on Kamis, Juni 14, 2012. Filed under , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

0 comments for "Realisasi Lifting Minyak Rendah"

Leave a reply