-->
..:: Siaran Bola Live : Minggu (13/5), 01.00 WIB —Final Piala Jerman Dortmund Vs Bayern (RCTI) | Minggu (13/5), 01.00 WIB —Liga Spanyol Sociedad Vs Valencia (TV One) | Minggu (13/5), 01.00 WIB —Liga Spanyol Betis Vs Barcelona (TV One) | Minggu (13/5), 21.00 WIB —Liga Inggris Man City Vs QPR (MNC TV) | Minggu (13/5), 21.00 WIB —Liga Inggris Sunderland Vs Man United (Global TV) | Senin (14/5), 01.45 WIB —Liga Italia Lazio Vs Inter Milan (Indosiar) | Senin (13/5), 01.00 WIB —Liga Spanyol Madrid Vs Mallorca (TV One) ::..
|

Lawan Jerman Ibarat Final


KHARKIV - Belanda akan menghadapi lawan berat di laga kedua Grup B, yakni Jerman, pada Kamis (14/6) dini hari WIB.

Laga tersebut wajib dimenangi The Oranje untuk membuka peluang maju ke babak delapan besar. Bagi pemain tengah Belanda, Rafael van der Vaart, laga lawan Der Panzer itu ibarat sebuah final.

"Laga melawan Jerman nanti akan terasa sebagai sebuah laga final untuk kami (Belanda). Kami memiliki dua laga final, tapi apabila kami kalah di final yang pertama (melawan Jerman), maka kami akan keluar dari ajang ini," ungkap Van der Vaart.

Pemain Tottenham Hotspur itu masih belum bisa melupakan kekalahan Belanda dari Denmark dengan skor 0-1.

Pasalnya, skuad asuhan Bert van Marwijk mendominasi permainan, tapi gol Michael Krohn Dehli pada menit 24 memenangkan Tim Dinamit.

"Itu adalah laga yang cukup besar bagi saya. Rasanya masih sangat terasa sakit karena kami pikir bisa menang dari Denmark. Namun, nyatanya kita kalah dan itu sulit diterima," katanya.

Dengan kekalahan itu langkah Belanda untuk maju ke babak berikutnya memang berat. Namun, Van der Vaart masih yakin timnya bakal berhasil melalui fase grup, bahkan meraih gelar juara. Dia berkaca pada kondisi The Oranje di Euro 1988. Saat itu, Belanda kalah di laga perdana, tapi akhirnya keluar sebagai juara.

"Perjalanan kami ke babak selanjutnya masih cukup jauh. Namun, semoga nasib kami bisa seperti di Euro 1988. Kami masih bisa meraih kemenangan, meski saat ini terasa lebih sulit," tuturnya.

Membaik

Menghadapi Jerman, peluang Joris Mathijsen dan Wesley Sneijder bermain sangat terbuka. Kondisi Mathijsen yang mengalami cedera hamstring semakin membaik.
Setelah absen di pertandingan lawan Denmark, Van Marwijk yakin pemain berusia 32 tahun tersebut akan dapat tampil menghadapi Jerman.

"Semua ini tidak berpengaruh kepadanya. Dia mengalami kemajuan dan setelah berbicara dengan staf medis, saya telah memutuskan untuk mempertahankan dia dalam tim ini," kata Van Marwijk kepada wartawan.

Untuk Sneijder yang mengalami gangguan di lututnya saat kontra Denmark, juga sudah melakukan pemulihan.

Setelah berdiskusi dengan Van Marwijk, pemain Inter Milan itu pun juga siap dimainkan dalam laga berikutnya. Karena itu, saat ini Sneijder memilih berlatih sendiri untuk memulihkan kondisinya.

Posted by @koranwawasan on Selasa, Juni 12, 2012. Filed under , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

0 comments for "Lawan Jerman Ibarat Final"

Leave a reply