-->
..:: Siaran Bola Live : Minggu (13/5), 01.00 WIB —Final Piala Jerman Dortmund Vs Bayern (RCTI) | Minggu (13/5), 01.00 WIB —Liga Spanyol Sociedad Vs Valencia (TV One) | Minggu (13/5), 01.00 WIB —Liga Spanyol Betis Vs Barcelona (TV One) | Minggu (13/5), 21.00 WIB —Liga Inggris Man City Vs QPR (MNC TV) | Minggu (13/5), 21.00 WIB —Liga Inggris Sunderland Vs Man United (Global TV) | Senin (14/5), 01.45 WIB —Liga Italia Lazio Vs Inter Milan (Indosiar) | Senin (13/5), 01.00 WIB —Liga Spanyol Madrid Vs Mallorca (TV One) ::..
|

Fabregas Selamatkan Wajah Spanyol


GDANSK - Gol Cesc Fabregas menit 64 menyelamatkan Spanyol dari kekalahan di laga perdana Grup C kontra Italia, Senin (11/6) dini hari.

Laga yang berlangsung di PGE Arena, Gdansk tersebut akhirnya berakhir imbang setelah Italia unggul lebih dulu melalui gol pemain pengganti, Antonio Di Natale menit 61.

Memulai laga tanpa penyerang murni, juara bertahan Spanyol harus puas dengan hasil imbang. Tampil dengan formasi 4-3-3, entrenador Vicente del Bosque menurunkan David Silva, Andres Iniesta, dan Cesc Fabregas di barisan lini depan. Meski memiliki naluri penyerang, ketiganya tetap bukan penyerang murni.

Seperti diduga sejak awal, kampiun Piala Dunia 2010 ini tampil agresif. Namun permainan disiplin lini pertahanan Italia yang digalang Daniele De Rossi mampu mematahkan gelombang serangan Tim Matador.

Di laga tersebut, pemain AS Roma tersebut mampu melakoni peran barunya sebagai bek tengah. Beberapa kali pemain kelahiran Roma ini mampu memenangi beberapa duel satu lawan satu dengan penyerang Spanyol.

”Imbang adalah hasil yang tepat, karena kedua tim tak pernah menyerah dan menyerang hingga akhir pertandingan. Baik Italia maupun Spanyol memiliki pemain-pemain yang bisa membawa tim mereka lolos ke babak knockout. Satu poin adalah hasil yang adil,” kata kiper sekaligus kapten tim La Furia Roja, Iker Casillas pada Rai Sport usai laga.

Secara keseluruhan, allenatore Italia Cesare Prandelli mengaku puas dengan hasil 1-1 yang didapat timnya. Dia hanya menyesalkan gol balasan lawan yang datang terlalu cepat.

”Kami menerima hasil imbang ini.Penyesalan terbesar kami adalah kehilangan keunggulan hanya dalam waktu tiga menit. Kami seharusnya bisa menahannya lebih lama,” ucap Prandelli kepada Rai Sport dan dikutip dari Football Italia.

Hasil imbang tersebut menjadi awal yang bagus bagi timnya setelah serangkaian hasil buruk yang didapat Gianluigi Buffon dkk pada tiga laga ujicoba sebelum Piala Eropa mentas. Di tiga laga tersebut, Gli Azzurri takluk 0-3 di tangan Rusia serta menyerah saat menghadapi Uruguay (0-1) dan Amerika Serikat (0-1).

Tuntaskan Dendam

Pencetak gol Italia, Antonio Di Natale tak mampu menyembunyikan kegembiraannya usai mencetak gol di menit 61. Striker yang musim lalu membela Udinese itu mengaku gol tersebut seakan membayar kegagalannya mengeksekusi penalti di Piala Eropa 2008.

Saat itu Italia disingkirkan Spanyol di babak perempatfinal lewat adu penalti setelah bermain imbang 0-0 selama 120 menit. Kala itu Di Natale gagal dalam tendangan penalti sehingga Italia kalah 2-4.

”Saya masih ingat adu penalti itu. Saya gagal saat melawan Spanyol. Jadi ini momen yang luar biasa bagi saya. Spanyol merupakan tim juara, sama halnya dengan kami. Ini merupakan pertandingan yang menarik,” kata Di Natale usai laga.

Posted by @koranwawasan on Senin, Juni 11, 2012. Filed under , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

0 comments for "Fabregas Selamatkan Wajah Spanyol"

Leave a reply