-->
..:: Siaran Bola Live : Minggu (13/5), 01.00 WIB —Final Piala Jerman Dortmund Vs Bayern (RCTI) | Minggu (13/5), 01.00 WIB —Liga Spanyol Sociedad Vs Valencia (TV One) | Minggu (13/5), 01.00 WIB —Liga Spanyol Betis Vs Barcelona (TV One) | Minggu (13/5), 21.00 WIB —Liga Inggris Man City Vs QPR (MNC TV) | Minggu (13/5), 21.00 WIB —Liga Inggris Sunderland Vs Man United (Global TV) | Senin (14/5), 01.45 WIB —Liga Italia Lazio Vs Inter Milan (Indosiar) | Senin (13/5), 01.00 WIB —Liga Spanyol Madrid Vs Mallorca (TV One) ::..
|

Di Tubir Jurang


KHARKIV - Pemain Belanda beramai-ramai meminta maaf melalui media massa setelah menelan kekalahan dari Jerman.

De Oranje takluk 1-2 dalam laga Grup B di Stadion Metalist, Kharkiv, Ukraina, Kamis (14/6) dini hari WIB.

Dengan kekalahan itu, tim asuhan Bert van Marwijk terdesak ke tubir jurang. Mereka terancam gagal melaju ke fase knock-out lantaran sebelumnya juga kalah dari Denmark.

Situasi ini terasa ironis mengingat tim Oranye salah satu yang difavoritkan menjuarai Piala Eropa 2012. Dalam pertandingan terakhir di penyisihan grup, Mark van Bommel dkk akan menghadapi Portugal.

“Saya meminta maaf kepada semua orang untuk segalanya. Ini sangat sulit. Kami tidak berharap ini terjadi. Ada perasaan seolah kami membiarkan mereka menang,” ujar gelandang Wesley Sneijder kepada De Telegraaf.

Lebih Dominan

Permintaan maaf juga disampaikan Nigel de Jong melalui media yang sama. “Kami berharap hasil berbeda.

Saya harus meminta maaf atas hasil ini,” papar De Jong. Mario Gomez memborong semua gol Jerman, masing-masing menit 24 dan 38. Satu-satunya gol balasan Belanda dicetak Robin van Persie menit ke-73.

Statistik menunjukkan Van Bommel cs lebih dominan dalam penguasaan bola, mencapai 52 persen. Namun, Der Panzer lebih efektif dengan melepaskan sembilan tembakan ke arah gawang dari 12 percobaan, sedangkan Belanda enam shots on target dari 13 tembakan.

Menurut Van Marwijk, kerapuhan sektor pertahanan membuat anak-anak asuhnya dipermalukan. Seluruh gol Gomez tercipta dari kecerobohan lini belakang.

“Sedari awal saya sudah mengingatkan bahwa mereka wajib memberi segala yang mereka punya. Tetapi lihat apa yang tim ini lakukan. Kami bertahan sangat buruk,” keluh Van Marwijk.

Dia menyebut dua kekalahan beruntun membuat mental tim Oranye menukik tajam. Laga terakhir melawan Portugal pun akan berlangsung dalam atmosfer muram. “Saya harus membangun semangat tim ini. Kami harus bangkit,” tegas dia.

Posted by @koranwawasan on Kamis, Juni 14, 2012. Filed under , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

0 comments for "Di Tubir Jurang"

Leave a reply