-->
..:: Siaran Bola Live : Minggu (13/5), 01.00 WIB —Final Piala Jerman Dortmund Vs Bayern (RCTI) | Minggu (13/5), 01.00 WIB —Liga Spanyol Sociedad Vs Valencia (TV One) | Minggu (13/5), 01.00 WIB —Liga Spanyol Betis Vs Barcelona (TV One) | Minggu (13/5), 21.00 WIB —Liga Inggris Man City Vs QPR (MNC TV) | Minggu (13/5), 21.00 WIB —Liga Inggris Sunderland Vs Man United (Global TV) | Senin (14/5), 01.45 WIB —Liga Italia Lazio Vs Inter Milan (Indosiar) | Senin (13/5), 01.00 WIB —Liga Spanyol Madrid Vs Mallorca (TV One) ::..
|

Buruh Bangunan Gantung Diri


KUDUS - Warga Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Sabtu (17/6) lalu digemparkan dengan kabar salah seorang penduduk di kawasan tersebut yang gantung diri. Korban diketahui bernama Ustadi (40).

Sumber yang dihimpun dari Mapolsek Jati menyatakan, beberapa waktu yang lalu dia baru saja diusir oleh istrinya. Sejak menikah, buruh bangunan tersebut tinggal bersama istrinya di Lasem, Kabupaten Rembang.

Persoalan yang membuat pasangan tersebut retak diduga karena masalah ekonomi. Setelah itu, istri beserta dua anaknya pindah ke Tuban sedangkan Ustadi kembali ke rumah orang tuanya di Kudus.

Kapolres Kudus AKBP Andik Setiyono didampingi Kapolsek Jati AKP Supriyadi menyatakan, warga yang dimintai keterangan sebagai saksi yakni Nasikin (40) dan Yanto (29). Kepada petugas Polsek Jati mengatakan, mereka hanya dimintai tolong oleh ibu korban untuk melihat kamar anaknya.

''Sang ibu curiga karena sejak siang anaknya tidak keluar kamar dan kamar dalam keadaan terkunci,'' katanya.

Begitu mengetuk kamar beberapa kali dan tidak ada tanggapan, ibunya Mbah Jasminah, minta tolong tetangganya untuk membuka paksa. Setelah pintu kamar berhasil dibuka, mereka terkejut melihat Ustadi menggantung dalam keadaan tidak bernyawa. ''Begitu kami mendapat laporan seperti itu, anggota langsung mendatangi lokasi,'' jelasnya.

Hasil hasil pemeriksaan yang dilakukan tim medis Puskesmas Ngembal Kulon yang dipimpin doter Devi dan tim identifikasi Polres Kudus, tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan pada tubuhkorban. Kesimpulan petugas, Ustadi meninggal akibat bunuh diri.

''Dari hasil pemeriksaan didapati tanda-tanda khusus seseorang meninggal karena bunuh diri. Hal tersebut dikuatkan keterangan saksi-saki termasuk keterangan orang tua pelaku bunuh diri,” ujarnya.

Keterangan yang dihimpun petugas, korban sudah lama tinggal bersama anak istrinya di Lasem. Kedatangannya ke Kudus memang hanya sesekali saja.

Kehadiran Ustasi beberapa hari yang lalu, berdasarkan cerita yang dikemukakan oleh orang tuanya, karena diusir istrinya. ''Yang jelas, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada diri korban,'' ungkapnya.

Posted by @koranwawasan on Minggu, Juni 17, 2012. Filed under , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

0 comments for "Buruh Bangunan Gantung Diri"

Leave a reply