-->
..:: Siaran Bola Live : Minggu (13/5), 01.00 WIB —Final Piala Jerman Dortmund Vs Bayern (RCTI) | Minggu (13/5), 01.00 WIB —Liga Spanyol Sociedad Vs Valencia (TV One) | Minggu (13/5), 01.00 WIB —Liga Spanyol Betis Vs Barcelona (TV One) | Minggu (13/5), 21.00 WIB —Liga Inggris Man City Vs QPR (MNC TV) | Minggu (13/5), 21.00 WIB —Liga Inggris Sunderland Vs Man United (Global TV) | Senin (14/5), 01.45 WIB —Liga Italia Lazio Vs Inter Milan (Indosiar) | Senin (13/5), 01.00 WIB —Liga Spanyol Madrid Vs Mallorca (TV One) ::..
|

Ancaman Deja Vu 2004


KRAKOW - Peluang Italia lolos ke perempat final Piala Eropa 2012 di ujung tanduk lantaran meraih hasil imbang dalam dua laga penyisihan Grup C.

Mereka otomatis tersingkir andai Spanyol yang memuncaki klasemen sementara bermain seri 2-2 melawan Kroasia di partai final grup (lihat tabel).

Namun, Xavi Hernandez menegaskan La Furia Roja tak berniat mencari hasil imbang. Tim asuhan Vicente del Bosque memang tak terbendung jika menuai hasil seri dalam laga nanti, tapi sang gelandang menyebut bukan itu target yang mereka bidik.

"Kami tak berbiasa bermain untuk mencari hasil seri. Mental kami tak mengizinkan bermain draw karena kami selalu ingin meraih kemenangan," tandas Xavi.

Terkesan

Dia yakin Italia bersama Spanyol akan mewakili Grup C ke babak gugur. Menurut Xavi, penampilan Gli Azzurri yang menahan imbang timnya dalam laga perdana cukup membuat dia terkesan.

Skenario kelolosan di Grup C memang tak kalah rumit dengan Grup B yang bermain dini hari tadi. Meski Republik Irlandia sudah pasti tersingkir, tiga tim lain di pul ini memiliki peluang untuk melaju.

Situasi yang dihadapi Italia seperti deja vu karena pernah terjadi di Piala Eropa 2004.

Saat itu, Azzurri yang diasuh Giovanni Trapattoni kandas di babak grup.

Lantaran Denmark dan Swedia bermain imbang 2-2 di penyisihan terakhir, praktis Italia yang meraup dua poin dari dua laga perdana tersisih. Padahal pasukan Trapattoni menang 2-1 atas Bulgaria sehingga jumlah poin sama 5 dengan Denmark dan Swedia.

Di kubu Irlandia, Trapattoni berjanji tak akan mengubah formasi Boys in Green secara mencolok. Dia khawatir dituding membantu Italia, tanah airnya, untuk lolos ke fase knock-out jika tidak mempertahankan materi tim inti.

Posted by @koranwawasan on Senin, Juni 18, 2012. Filed under , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

0 comments for "Ancaman Deja Vu 2004"

Leave a reply