-->
..:: Siaran Bola Live : Minggu (13/5), 01.00 WIB —Final Piala Jerman Dortmund Vs Bayern (RCTI) | Minggu (13/5), 01.00 WIB —Liga Spanyol Sociedad Vs Valencia (TV One) | Minggu (13/5), 01.00 WIB —Liga Spanyol Betis Vs Barcelona (TV One) | Minggu (13/5), 21.00 WIB —Liga Inggris Man City Vs QPR (MNC TV) | Minggu (13/5), 21.00 WIB —Liga Inggris Sunderland Vs Man United (Global TV) | Senin (14/5), 01.45 WIB —Liga Italia Lazio Vs Inter Milan (Indosiar) | Senin (13/5), 01.00 WIB —Liga Spanyol Madrid Vs Mallorca (TV One) ::..
|

23 Buron Kasus BLBI Belum Tertangkap


JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan ada 23 buron dalam kasus korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang belum berhasil ditangkap.

Adapun seorang buron yang berhasil ditangkap terakhir adalah Sherny Kojongian.

''Yang ada dalam daftar kami ada 24 orang. Ketangkap satu, berkurang satu, yang lain tentu akan kami tindaklanjuti.

Kami melakukan peningkatan lagi kerja sama dengan negara lain, mudah-mudahan bisa ditempuh dengan cara seperti ini," ujar Wakil Jaksa Agung, Darmono, di Gedung Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (13/6).

Adapun Sherny Kojongian, buronan kasus BLBI itu, kemarin, dikirim ke Lapas Wanita Tangerang, Banten, setelah sebelumnya dibawa ke Kejaksaan Agung. Menurut Darmono, mantan Direktur Kredit dan Treasury Bank Harapan Sentosa (BHS) itu kabur dari Indonesia pada 21 Oktober 1998.

Green Card

Pada 21 Oktober 2003, dia mendapatkan green card Amerika Serikat dan setahun kemudian memperoleh status permanent resident.

Pada 2009, Sherny mengajukan naturalisasi untuk bisa menjadi warga negara AS. Namun, proses naturalisasi terhenti karena pemerintah Indonesia memberikan informasi melalui Interpol bahwa Sherny masuk dalam daftar red notice. Otoritas AS lalu meminta klarifikasi ke Indonesia.

Darmono menyatakan, berdasarkan pengusutan pemerintah AS, Sherny dinyatakan melanggar hukum keimigrasian setempat. Pada 16 November 2010, Sherny ditahan pihak Imigrasi AS dan menjalani persidangan. Pada 1 Agustus 2011 diputuskan Sherny harus dideportasi ke Indonesia.

Sherny pun mengajukan banding pada 6 Mei 2012. Namun, pengadilan menolak banding tersebut. Kemudian dia dideportasi.

Sherny tiba di Tanah Air pada Rabu (13/6). Dia lalu dibawa ke Lapas Wanita Tangerang untuk menjalani hukuman selama 20 tahun.

Sebab, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memvonis dia secara in absentia selama 20 tahun penjara. Dia dinilai bersalah dalam kasus pemberian kredit yang melampaui batas maksimum pemberian kredit pada perusahaan yang terkait PT BHS.

Posted by @koranwawasan on Kamis, Juni 14, 2012. Filed under , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

0 comments for "23 Buron Kasus BLBI Belum Tertangkap"

Leave a reply